Pengertian dan Cara Ta’aruf yang Benar Menurut Islam

Cara Ta’aruf Yang Benar – Sebelum melakukan pernikahan, umat muslim lebih dianjurkan untuk melakukan Ta’aruf. Sejatinya apa sih pengertian ta’aruf dan bagaimana cara melakukan ta’aruf yang benar menurut Islam?

Pengertian Ta’aruf dalam Islam

Kata Ta’aruf berasal dari kata bahasa Arab ta’arafa – yata’arufu yang memiliki arti saling mengenal. Kata ini juga terdapat dalam Al-Qur’an pada Surat Al-Hujurat ayat 13 yang artinya:

“Hai manusia sesungguhnya kami telah menciptakan kalian dari seorang pria dan seorang wanita, lalu menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kalian saling mengenal (li-ta’arofu)…”

Jika dijabarkan dari makna secara bahasa diatas, ta’aruf adalah kegiatan saling mengenal antara perempuan dan pria sebelum menuju ke jenjang pernikahan.

Tujuan dari ta’aruf sendiri adalah agar calon pasangan dapat mengenal karakter masing-masing secara lebih intens. Ta’aruf juga menghindari diri dari kegiatan yang dilarang agama seperti pacaran hingga berzina.

Cara Ta’aruf yang Benar dalam Islam

Ada beberapa cara dan tahapan melakukan ta’aruf yang dapat dijadikan pedoman agar tidak salah melangkah. Berikut beberapa cara melakukannya.

Pertama, niat untuk melakukan ta’aruf

Sebelum Anda melakukan ta’aruf, pastikan Anda memiliki niat yang lurus. Niatkan hati agar berkenalan untuk menikahi seseorang, bukan untuk mempermain kan perasaan orang lain.

Rasulullah bersabda, “Kalian tidak akan beriman sampai kalian menyukai sikap baik untuk saudaranya, sebagaimana dia ingin disikapi baik yang sama.” (HR. Bukhari & Muslim)

Kedua, menggali data pribadi pasangan

Agar lebih mengenal pasangan, Anda dapat menukar biodata pribadi secara tertulis. Anda tidak perlu menuliskan semua informasi detail tentang diri Anda. Tuliskan saja informasi penting yang dibutuhkan untuk kelangsungan keluarga.

Anda tidak perlu bertemu secara langsung untuk menghindari berduaan dengan yang bukan mahram. Jika ingin mengetahui informasi selain dari pasangan, Anda dapat bertanya kepada pihak ketiga seperti kakak atau kerabat pasangan.

Ketiga, datang ke rumah pasangan

Setelah ta’aruf diterima, langkah selanjutnya adalah mengunjungi rumah pasangan untuk melakukan Nadzar.

Nadzar dilakukan dengan cara mendatangi rumah calon pengantin perempuan dan menghadap dengan orang tuanya secara langsung.

Perlu diingat, selama menjalani tata cara ta’aruf kedua pasangan tetap tidak boleh bertemu secara empat mata. Harus ada pendamping yang menemani untuk menghindari fitnah.

Calon pasangan juga harus menjaga hubungan baik dengan tetap berpegang pada ajaran Islam. Selain itu, kedua pasangan juga harus menentukan batas waktu ta’aruf sesuai dengan kesepakatan masing-masing.

Jadi itulah tadi tahapan dan cara ta’aruf yang benar menurut ajaran Islam. Semoga dengan melakukan ikhtiar sesuai dengan anjuran agama Anda dapat menemukan pasangan yang tepat dan diridhoi Allah SWT.